Arsiy

Arsiy

Follow

Sabtu, 27 Februari 2010

DEFINISI STACK dan OPERASI DASAR PADA STACK

DEVINISI STACK

Stack adalah suatu bentuk khusus dari linear list di mana operasi penyisipan dan penghapusan atas elemen-elemennya hanya dapat dilakukan pada satu sisi saja yang disebut sebagai “TOP”.
Misal diberikan Stack S sebagai berikut :
    S = [ S1, S2, .........., ST ]   à maka TOP(S) = ST.

    Untuk menunjukkan jumlah elemen suatu stack digunakan notasi NOEL. Dari stack di atas, maka NOEL(S) = T. Selanjutnya, jika diberikan sebuah stack S = [A,B,C,D].

OPERASI DASAR PADA STACK

    Ada empat operasi dasar yang didefinisikan pada stack, yaitu :
    1. CREATE(stack)
    2. ISEMPTY(stack)
    3. PUSH(elemen,stack)
    4. POP(stack)
  • CREATE
    Operator ini berfungsi untuk membuat sebuah stack kosong dan didefinisikan bahwa :
NOEL(CREATE(S)) = 0 dan TOP(CREATE(S)) = null
                       
  • ISEMPTY
    Operator ini berfungsi untuk menentukan apakah suatu stack adalah stack kosong. Operasinya akan bernilai boolean, dengan definisi sebagai berikut :
        ISEMPTY(S) = true, jika S adalah stack kosong
                        = false, jika S bukan stack kosong
    atau
        ISEMPTY(S) = true, jika NOEL(S) = 0
                        = false, jika NOEL(S) ¹ 0

    Catatan :    ISEMPTY(CREATE(S)) = true.

  • PUSH
    Operator ini berfungsi untuk menambahkan satu elemen ke dalam stack. Notasi yang digunakan adalah :

        PUSH(E,S)

    Artinya : menambahkan elemen E ke dalam stack S.

    Elemen yang baru masuk ini akan menempati posisi TOP.
     Jadi : TOP(PUSH(E,S)) = E.
    Akibat dari operasi ini jumlah elemen dalam stack akan bertambah, artinya NOEL(S) menjadi lebih besar atau stack menjadi tidak kosong (ISEMPTY(PUSH(E,S)) = false).
 
  •  POP
    Operator ini berfungsi untuk mengeluarkan satu elemen dari dalam stack. Notasinya :
            POP(S)

    Elemen yang keluar dari dalam stack adalah elemen yang berada pada posisi TOP. Akibat dari operasi ini jumlah elemen stack akan berkurang atau NOEL(S) berkurang dan elemen pada posisi TOP akan berubah. Operator POP ini tidak dapat digunakan pada stack kosong, artinya :

            POP(CREATE(S)) = error condition

Catatan :    TOP(PUSH(E,S)) = E

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar