Arsiy

Arsiy

Follow

Selasa, 30 Maret 2010

kisah nabi idris

Nabi Idris menurut sementara riwayat bermukim di Mesir di mana ia berdakwah untuk agama Allah mengajarkan tauhid dan beribadat menyembah Allah serta memberi beberapa pendoman hidup bagi pengikut-pengikutnya agar menyelamat diri dri seksaan di akhirat dan kehancuran serta kebinasaan di dunia. Ia hidup sampai usia 82 tahun.

Diantara beberapa nasihat dan kata-kata mutiaranya ialah :

1 . Kesabaran yg disertai iman kpd Allah membawa kemenangan.

2 . Org yg bahagia ialah org yg berwaspada dan mengharapkan syafaat
     dari Tuhannya dgn amal-amal solehnya.

3 . Bila kamu memohon sesuatu kpd Allah dan berdoa maka ikhlaskanlah
     niatmu demikian pula puasa dan solatmu.

4 . Janganlah bersumpah dlm keadaan kamu berdusta dan janganlah
     menuntup sumpah dari org yg berdusta agar kamu tidak menyekutui
     mereka dlm dosa.

5 . Taatlah kpd raja-rajamu dan tunduklah kpd pembesar-pembesarmu
     serta penuhilah selalu mulut-mulutmu dgn ucapan syukur dan puji kpd
     Allah.

6 . Janganlah iri hati kpd org-org yg baik nasibnya, karena mereka tidak akan
     banyak dan lama menikmati kebaikan nasibnya.

7 . Barang siapa melampaui kesederhanaan tidak sesuatu pun akan
     memuaskannya.

8 . Tanpa membagi-bagikan nikmat yg diperolehnya seorang tidak dpt
     bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yg diperolehinya itu.

Dalam hubungan dgn firman Allah bahawa Nabi Idris diangkat kemartabat tinggi Ibnu Abi Hatim dlm tafsirnya meriwayatkan bahawa Nabi Idris wafat tatkala berada di langit keempat dibawa oleh seorg Malaikat Wallahu a’alam bissawab.


sumber : google.com

Jumat, 26 Maret 2010

Istighfar dan Taubat sebagai Salah Satu Kunci Dibukanya Pintu Rezeki

“Barangsiapa yg bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yg tiada disangka-sangkanya.” . Hal yg paling penting dalam perhatian sebagian besar manusia adl masalah rezeki. Menurut pengamatan sejumlah umat Islam memandang bahwa berpegang dgn Islam akan mengurangi rezeki mereka. Tidak hanya sebatas itu bahkan lbh parah dan menyedihkan lagi bahwa ada sejumlah orang yg masih mau menjaga sebagian kewajiban syariat Islam tetapi mereka mengira bahwa jika ingin mendapatkan kemudahan dibidang materi dan kemapanan ekonomi hendaknya menutup mata dari sebagian hukum-hukum Islam terutama yg berkenaan dgn halal dan haram. Benarkah demikian? Mereka itu lupa atau pura-pura lupa bahwa Sang Khaliq tidaklah menyariatkan agama-Nya hanya sebagai petunjuk bagi umat manusia dalam perkara-perkara akhirat dan kebahagiaan mereka di sana saja. Tetapi Allah menyariatkan agama ini juga utk menunjuki manusia dalam urusan kehidupan dan kebahagiaan mereka di dunia. Bahkan doa yg sering dipanjatkan Nabi kita kekasih Tuhan Semesta Alam yg dijadikan-Nya sebagai teladan bagi umat manusia adalah “Wahai Tuhan kami karuniakanlah kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat dan jagalah kami dari siksa api neraka.” Allah dan rasul-Nya tidak meninggalkan umat Islam tanpa petunjuk dalam kegelapan berada dalam keraguan dalam usahanya mencari penghidupan. Tetapi sebaliknya sebab-sebab rezeki itu telah diatur dan dijelaskan. Seandainya umat ini mau memahaminya menyadarinya berpegang teguh dengannya serta menggunakan sebab-sebab itu dgn baik niscaya Allah Yang Maha Pemberi rezeki dan memiliki kekuatan akan memudahkannya mencapai jalan-jalan utk mendapatkan rezeki dari tiap arah serta akan dibukakan untuknya keberkahan dari langit dan bumi. Di antara sebab terpenting diturunkannya rezeki adl istighfar dan taubat kepada Allah Yang Maha Pengampun dan Maha Menutupi . Untuk itu pembahasan mengenai pasal ini kami bagi menjadi dua pembahasan
Hakikat istighfar dan taubat.
Dalil syar’i bahwa istighfar dan taubat termasuk kunci rezeki.
Hakikat Istighfar dan Taubat Sebagian besar orang menyangka bahwa istighfar dan taubat hanyalah cukup dgn lisan semata. Sebagian mereka mengucapkan “Aku memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.” Tetapi kalimat itu tidak membekas di dalam hati juga tidak berpengaruh dalam perbuatan anggota badan. Sesungguhnya istighfar dan taubat jenis ini adl perbuatan orang-orang dusta. Para ulama semoga Allah memberi balasan yg sebaik-baiknya kepada mereka telah menjelaskan hakikat istighfar dan taubat. Imam ar-Raghib al-Ashfahani menerangkan “Dalam istilah syara’ taubat adl meninggalkan dosa krn keburukannya menyesali dosa yg telah dilakukan berkeinginan kuat utk tidak mengulanginya dan berusaha melakukan apa yg bisa diulangi . Jika keempat hal itu telah terpenuhi berarti syarat taubatnya telah sempurna.” Imam an-Nawawi dgn redaksionalnya sendiri menjelaskan “Para ulama berkata ‘Bertaubat dari tiap dosa hukumnya adl wajib. Jika maksiat itu antara hamba dgn Allah yg tidak ada sangkut pautnya dgn hak manusia maka syaratnya ada tiga. Pertama hendaknya ia menjauhi maksiat tersebut. Kedua ia harus menyesali perbuatan nya. Ketiga ia harus berkeinginan utk tidak mengulanginya lagi. Jika salah satunya hilang maka taubatnya tidak sah. Jika taubat itu berkaitan dgn manusia maka syaratnya ada empat. Ketiga syarat seperti di atas dan keempat hendaknya ia membebaskan diri hak orang tersebut. Jika berbentuk harta benda atau sejenisnya maka ia harus mengembalikannya. Jika berupa had tuduhan atau sejenisnya maka ia harus memberinya kesempatan utk membalasnya atau meminta maaf kepadanya. Jika berupa ghibah maka ia harus meminta maaf.” Adapun istighfar sebagaimana diterangkan Imam ar-Raghib al-Ashfahani adl “Meminta dgn ucapan dan perbuatan. Allah SWT berfirman “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu sesungguhnya Dia Maha Pengampun.” . Tidaklah berarti bahwa mereka diperintahkan meminta ampun hanya dgn lisan semata tetapi dgn lisan dan perbuatan. Bahkan hingga dikatakan memohon ampun hanya dgn lisan saja tanpa disertai perbuatan adl pekerjaan para pendusta.
Dalil Syar’i bahwa Istighfar dan Taubat Termasuk Kunci Rezeki Beberapa nash Alquran dan hadis menunjukkan bahwa istighfar dan taubat termasuk sebab-sebab rezeki dgn karunia Allah. Di bawah ini beberapa nash dimaksud
Apa yg disebutkan Allah tentang Nuh yg berkata kepada kaumnya “Maka aku katakan kepada mereka ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu’ sesungguhnya Dia adl Maha Pengampun niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dgn lebat dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan untukmu sungai-sungai’.” . Ayat-ayat di atas menerangkan cara mendapatkan hal-hal berikut dgn istighfar.
Ampunan Allah terhadap dosa-dosanya. Berdasarkan firman-Nya “Sesungguhnya Dia adl Maha Pengampun.”
Diturunkannya hujan yg lebat oleh Allah. Ibnu Abbas Radhiallaahu anhu berkata “Adalah yg turun dgn deras.”
Allah akan membanyakkan harta dan anak-anak. Dalam menafsirkan ayat Atha’ berkata “Niscaya Allah akan membanyakkan harta dan anak-anak kalian.”
Allah akan menjadikan untuknya kebun-kebun.
Allah akan menjadikan untuknya sungai-sungai.
Imam al-Qurthubi berkata “Dalam ayat ini juga disebutkan dalam adl dalil yg menunjukkan bahwa istighfar merupakan salah satu sarana meminta diturunkannya rezeki dan hujan.” Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam tafsirnya berkata “Maknanya jika kalian bertaubat kepada Allah meminta ampun kepada-Nya dan kalian senantiasa menaati-Nya niscaya Ia akan membanyakkan rezeki kalian dan menurunkan air hujan serta keberkahan dari langit mengeluarkan utk kalian berkah dari bumi menumbuhkan tumbuh-tumbuhan utk kalian melimpahkan air susu perahan utk kalian mem-banyakkan harta dan anak-anak utk kalian menjadikan kebun-kebun yg di dalamnya bermacam-macam buah-buahan utk kalian serta mengalirkan sungai-sungai di antara kebun-kebun itu .” Demikianlah dan Amirul mukminin Umar bin Khaththab juga berpegang dgn apa yg terkandung dalam ayat-ayat ini ketika beliau memohon hujan dari Allah. Muthrif meriwayatkan dari asy-Sya’bi “Bahwasanya Umar keluar utk memohon hujan bersama orang banyak. Beliau tidak lbh dari mengucapkan istighfar lalu beliau pulang. Maka seseorang bertanya kepadanya “Aku tidak mendengar Anda memohon hujan.” Maka ia menjawab “Aku memohon diturunkannya hujan dgn majadih langit yg dengannya diharapkan bakal turun air hujan. Lalu beliau membaca ayat “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu sesungguhnya Dia adl Maha Pengampun niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dgn lebat.” . Imam al-Hasan al-Bashri juga menganjurkan istighfar kepada tiap orang yg mengadukan kepadanya tentang kegersangan kefakiran sedikitnya keturunan dan kekeringan kebun-kebun. Imam al-Qurthubi menyebutkan dari Ibnu Shabih bahwasanya ia berkata “Ada seorang laki-laki mengadu kepada al-Hasan al-Bashri tentang kegersangan maka beliau berkata kepadanya ‘Beristighfarlah kepada Allah!’ Yang lain mengadu kepadanya tentang kemiskinan maka beliau berkata kepadanya ‘Beristighfarlah kepada Allah!’ Yang lain lagi berkata kepadanya ‘Doakanlah kepada Allah agar ia memberiku anak!’ Maka beliau mengatakan kepadanya ‘Beristighfarlah kepada Allah!’ Dan yg lain lagi mengadu kepadanya tentang kekeringan kebunnya maka beliau mengatakan kepadanya ‘Beristighfarlah kepada Allah!’ Dan kami menganjurkan demikian kepada orang yg mengalami hal yg sama. Dalam riwayat lain disebutkan Maka ar-Rabi’ bin Shabih berkata kepadanya ‘Banyak orang yg mengadukan bermacam-macam dan Anda memerintahkan mereka semua utk beristighfar. Maka al-Hasan al-Bashri menjawab ‘Aku tidak mengatakan hal itu dari diriku sendiri. Tetapi sungguh Allah telah berfirman dalam surat Nuh ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu sesungguhnya Dia adl Maha Pengampun niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dgn lebat dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan untukmu sungai-sungai’.” . Allahu Akbar! Betapa agung besar dan banyak buah dari istighfar! Ya Allah jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yg pandai beristighfar. Dan karuniakanlah kepada kami buahnya di dunia maupun di akhirat. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan. Amin wahai Yang Maha Hidup dan terus menerus mengurus Makhluk-Nya.
Ayat lain adl firman Allah yg menceritakan tentang seruan Hud kepada kaumnya agar beristighfar. “Dan ‘Hai kaumku mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertaubatlah kepadaNya niscaya Dia menurunkan hujan yg sangat lebat atasmu dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu dan janganlah kamu berpaling dgn berbuat dosa’.” . Al-Hafizh Ibnu katsir dalam menafsirkan ayat yg mulia di atas menyatakan “Kemudian Hud memerintahkan kaumnya utk beristighfar yg dengannya dosa-dosa yg lalu dapat dihapuskan kemudian memerintahkan mereka bertaubat utk masa yg akan mereka hadapi. Barangsiapa memiliki sifat seperti ini niscaya Allah akan memudahkan rezekinya melancarkan urusannya dan menjaga keadaannya. Karena itu Allah berfirman “Niscaya Dia menurunkan hujan yg sangat lebat atasmu.” Ya Allah jadikanlah kami termasuk orang-orang yg memiliki sifat taubat dan istighfar dan mudahkanlah rezeki-rezeki kami lancarkanlah urusan-urusan kami serta jagalah keadaan kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa. Amin wahai Dzat Yang Memiliki keagungan dan kemuliaan.
Ayat yg lain adl firman Allah “Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. niscaya Dia akan memberi keni’matan yg baik kepadamu sampai kepada waktu yg telah ditentukan dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yg mempunyai keutamaan keutamaannya. Jika kamu berpaling maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari Kiamat.” . Pada ayat yg mulia di atas terdapat janji dari Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Menentukan berupa keni’matan yg baik kepada orang yg beristighfar dan bertaubat. Maksud dari firman-Nya “Niscaya Dia akan memberi keni’matan yg baik kepadamu” sebagaimana dikatakan oleh Abdullah bin Abbas adalah “Ia akan menganugerahi rezeki dan kelapangan kepada kalian.” Sedangkan Imam al-Qurthubi dalam tafsirnya mengatakan “Inilah buah dari istighfar dan taubat. Yakni Allah akan memberi keni’matan kepada kalian dgn berbagai manfaat berupa kelapangan rezeki dan kemakmuran hidup serta Ia tidak akan menyiksa kalian sebagaimana yg dilakukan-Nya terhadap orang-orang yg dibinasakan sebelum kalian. Janji Tuhan Yang Maha Mulia itu diutarakan dalam bentuk pemberian balasan sesuai dgn syaratnya. Syekh Muhammad al-Amin asy-Syinqithi berkata “Ayat yg mulia tersebut menunjukkan bahwa beristighfar dan bertaubat kepada Allah dari dosa-dosa adl sebab sehingga Allah menganugerahkan keni’matan yg baik kepada orang yg melakukannya sampai pada waktu yg ditentukan. Allah memberikan balasan atas istighfar dan taubat itu dgn balasan berdasarkan syarat yg ditetapkan.”
Dalil lain bahwa beristighfar dan taubat adl di antara kunci-kunci rezeki yaitu hadis yg diriwayatkan Imam Ahmad Abu Dawud an-Nasa’i Ibnu Majah dan al-Hakim dari Abdullah bin Abbas ia berkata Rasulullah bersabda “Barangsiapa memperbanyak istighfar niscaya Allah menjadikan utk tiap kesedihannya jalan keluar dan utk tiap kesempitannya kelapangan dan Allah akan memberinya rezeki dari arah yg tiada disangka-sangka.” Dalam hadis yg mulia ini Nabi yg jujur dan terpercaya yg berbicara berdasarkan wahyu mengabarkan tentang tiga hasil yg dapat dipetik oleh orang yg memperbanyak istighfar. Salah satunya yaitu bahwa Allah Yang Maha Memberi rezeki yg Memiliki kekuatan akan memberikan rezeki dari arah yg tidak disangka-sangka dan tidak diharapkan serta tidak pernah terdetik dalam hatinya. Karena itu kepada orang yg mengharapkan rezeki hendaklah ia bersegera utk memperbanyak istighfar baik dgn ucapan maupun perbuatan. Dan hendaknya tiap muslim waspada sekali lagi hendaknya waspada dari melakukan istighfar hanya sebatas dgn lisan tanpa perbuatan. Sebab itu adl pekerjaan para pendusta.

CONTOH PENERAPAN ANTRIAN DALAM APLIKASI SEHARI - HARI

Karakteristik yang membedakan queue (antrian) dari stack adalah cara
menyimpan dan mengambil data dengan struktur first in first out (FIFO). Hal ini berarti
elemen pertama yang ditempatkan pada queue adalah yang pertama dipindahkan.

Contoh yang paling populer untuk membayangkan sebuah queue adalah antrian
pada kasir sebuah bank. Ketika seorang pelanggan datang, akan menuju ke belakang
dari antrian. Setelah pelanggan dilayani, antrian yang berada di depan akan maju. Pada
saat menempatkan elemen pada ujung (tail) dari queue disebut dengan enqueue, pada
saat memindahkan elemen dari kepala (head) sebuah queue disebut dengan dequeue.

1. Elemen antrian yaitu item-item data yang terdapat di elemen antrian
2. Front (elemen terdepan dari antrian)
3. Rear (elemen terakhir dari antrian)
4. Jumlah elemen pada antrian (Count)
5. Status antrian

Kondisi antrian yang menjadi perhatian adalah ;
1. Penuh
Bila elemen pada antrian mencapai kapasitas maksimum antrian. Pada kondisi ini,
tidak mungkin dilakukan penambahan ke antrian. Penambahan elemen
menyebabkan kondisi kesalahan Overflow.
2. Kosong
Bila tidak ada elemen pada antrian. Pada kondisi ini, tidak mngkin dilakukan
pengambilan elemen dari antrian. Pengambilan elemen menyebabkan kondisi
kesalahan Overflow.

sumber : http://lecturer.eepis-its.edu/~entin/Struktur%20Data%20&%20Algoritma/buku/Data%20Structure%20-%20Bab%204.pdf

CONTOH PENERAPAN STACK DALAM KESEHARIAN

Implementasikan program simulasi tempat parkir. Program simulasi ini
didasarkan pada persoalan berikut. Ada suatu tempat parkir yang hanya bisa
memuat mobil dalam satu baris, jumlah mobil yang bisa masuk untuk nomor ini
bisa dibatasi. Mobil masuk lewat pintu Utara (belakang) dan keluar lewat pintu
Selatan (depan). Jika mobil yang berada paling depan (di sisi paling Selatan)
akan keluar maka mobil tersebut segera bisa keluar.
Tetapi jika mobil yang
akan keluar adalah mobil yang di tengah, maka mobil yang terletak di
depannya (di sebelah Selatan) harus dikeluarkan sementara. Setelah mobil
yang dimaksud keluar, maka mobil yang dikeluarkan sementara tadi
dimasukkan kembali ke tempat parkir dengan susunan seperti semula.
Sehingga mobil yang semula berada paling depan tetap berada pada posisinya
semula.
Mobil-mobil yang terletak di sebelah Utaranya mobil yang keluar tadi
digeser maju ke depan, sehingga bagian kosong selalu berada pada pintu
Utara (belakang).
Dengan memperhatikan persoalan di atas, sebenarnya simulasi ini selain berisi
antrian juga berisi tumpukan, yakni pada saat sebuah mobil yang berada di
tengah akan dikeluarkan, maka semua mobil yang ada di sebelah Selatannya
ditumpuk (di-push) di tempat penampungan sementara. Baru setelah mobil
yang dimaksud keluar, maka semua mobil yang berada di tempat
penampungan sementara dipop kembali. Dengan cara ini semua mobil akan
mempunyai posisi yang sama seperti sebelum suatu mobil dikeluarkan dari
tempat parkir.


sumber : http://lecturer.eepis-its.edu/~entin/Struktur%20Data%20&%20Algoritma/buku/Data%20Structure%20-%20Bab%204.pdf

PENGERTIAN QUEUE (ANTRIAN)

Definisi Queue
Jika diartikan secara harafiah, queue berarti antrian, queue merupakan salah satu contoh aplikasi dari pembuatan double linked list yang cukup sering kita temui dalam kehiduypan sehari-hari, misalnya saat Anda mengantri di loket untuk membeli tiket. Istilah yang cukup sering dipakai seseorang masuk dalam sebuah antrian adalah enqueue. Dalam suatu antrian, yang dating terlebih dahulu akan dilayani lebih dahulu. Istilah yang sering dipakai bila seseorang keluar dari antrian adalah dequeue. Walaupun berbeda implementasi, struktur data queue setidaknya harus memiliki operasi-operasi sebagai berikut :
EnQueue Memasukkan data ke dalam antrian
DeQueue Mengeluarkan data terdepan dari antrian
Clear Menghapus seluruh antrian
IsEmpty Memeriksa apakah antrian kosong
IsFull Memeriksa apakah antrian penuh

Implementasi Queue dengan Linear Array
Linear Array
Linear array adalah suatu array yang dibuat seakan-akan merupakan suatu garis lurus dengan satu pintu masuk dan satu pintu keluar. Berikut ini diberikan deklarasi kelas Queue Linear sebagai implementasi dari Queue menggunakan linear array. Dalam prakteknya, anda dapat menggantinya sesuai dengan kebutuhan Anda. Data diakses dengan field data, sedangkan indeks item pertama dan terakhir disimpan dalam field Head dan Tail. Konstruktor akan menginisialisasikan nilai Head dan Tail dengan -1 untuk menunjukkan bahwa antrian masih kosong dan mengalokasikan data sebanyak MAX_QUEUE yang ditunjuk oleh Data. Destruktor akan mengosongkan antrian kembali dan mendealokasikan memori yang digunakan oleh antrian. Operasi-Operasi Queue dengan Linear Array
• IsEmpty
Fungsi IsEmpty berguna untuk mengecek apakah queue masih kosong atau sudah berisi data. hal ini dilakukan dengan mengecek apakah tail bernilai -1 atau tidak. Nilai -1 menandakan bahwa queue masih kosong.
• IsFull
Fungsi IsFull berguna untuk mengecek apakah queue sudah penuh atau masih bias menampung data dengan cara mengecek apakah nilai tail sudah sama dengan jumlah maksimal queue. Jika nilai keduanya sama, berarti queue sudah penuh.
• EnQueue
Fungsi EnQueue berguna untuk memasukkan sebuah elemen dalam queue.
• DeQueue
Fungsi DeQueue berguna untuk mengambil sebuah elemen dari queue. Operasi ini sering disebut juga serve. Hal ini dilakukan dengan cara memindahkan sejauh satu langkah ke posisi di depannya sehingga otomatis elemen yang paling depan akan tertimpa dengan elemen yang terletak di belakangnya.
• Clear
Fungsi Clear berguna untuk menghapus semua lemen dalam queue dengan jalan mengeluarkan semua elemen tersebut satu per satu hingga queue kosong dengan memanfaatkan fungsi DEQueue.

Implementasi Queue dengan Circular Array
Circular Array
Circular array adalah suatu array yang dibuat seakan-akan merupakan sebuah
lingkaran dengan titik awal (head) dan titik akhir (tail) saling bersebelahan jika array tersebut masih kosong. Posisi head dan tail pada gambar diatas adalah bebas asalkan saling bersebelahan. Berikut ini diberikan deklarasi kelas Queue Circular sebagai implementasi circular array. Dalam prakteknya, Anda dapat menggantikanny sesuai dengan kebutuhan Anda. Data diakses dengan field data, sedangkan indeks itemn pertama dan terakhir disimpan dalam field Head dan Tail. Konstruktor akan menginisialisasi nilai Head dan Tail dengan 0 dan MAX-QUEUE-1 untuk menunjukkan bahwa antrian masih kosong dan mengalokasikan data sebanyak MAX-QUEUE yang ditunjuk oleh Data. destruktor akan mengosongkan antrian kembali dan mendealokasikan memori yang digunakan oleh
antrian. Operasi-Operasi Queue dengan Circular Array :
• IsEmpty
Fungsi IsEmpty berguna untuk mengecek apakah Queue masih kosong atau sudah berisi. Hal ini dilakukan dengan mengecek apakah tail masih terletak bersebelahan dengan head dan tail lebih besar dari head atau tidak. Jika benar, maka queue masih kosong.
• IsFull
Fungsi IsFull berguna untuk mengecek apakah queue sudah penuh atau masih bias menampung data dengan cara mengecek apakah tempat yang masih kosong tinggal satu atau tidak (untuk membedakan dengan empty dimana semua tempat kosong). Jika benar berarti queue penuh.
• EnQueue
Fungsi EnQueue berguna untuk memasukkan sebuah elemen ke dalam queue tail dan head mula-mula bernilai nol (0).
• DeQueue
DeQueue berguna untuk mengambil sebuah elemen dari queue. Hal ini dilakukan dengan cara memindahkan posisi head satu langkah ke belakang.

Implementasi Queue dengan Double Linked List
Selain menggunakan array, queue juga dapat dibuat dengan linked list. Metode linked list yang digunakan adalah double linked list. Operasi-operasi Queue dengan Double Linked List :
• IsEmpty
Fungsi IsEmpty berguna untuk mengecek apakah queue masih kosong atau sudah berisi data. Hal ini dilakukan dengan mengecek apakah head masih menunjukkan pada Null atau tidak. Jika benar berarti queue masih kosong.


• IsFull
Fungsi IsFull berguna untuk mengecek apakah queue sudah penuh atau masih bias menampung data dengan cara mengecek apakah Jumlah Queue sudah sama dengan MAX_QUEUE atau belum. Jika benar maka queue sudah penuh.
• EnQueue
Fungsi EnQueue berguna untuk memasukkan sebuah elemen ke dalam queue (head dan tail mula-mula meunjukkan ke NULL).
• DeQueue
Procedure DeQueue berguna untuk mengambil sebuah elemen dari queue. Hal ini dilakukan dengan cara menghapus satu simpul yang terletak paling depan (head).

Sumber : http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:4HhJ33Jj4U4J:ciicaksangattolol.netne.net/data/Struktur%2520data.pdf+contoh+penerapan+antrian+dalam+aplikasi+sehari-hari&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESjNy6FdE35TxWkPWQPAqmMbGCt0FE4wPlYsaokjY_utDELi8BR4gqdH-m3xmpmXhidtQx_yeMqMX4-g85muLi7ZzN83hMbzCXvoZYwi--B4XQdkLBHOBcLMAnHwykdjfRN-e0Wd&sig=AHIEtbQQppGHgKEztLF_YQ2mEWAZ9T5FpA

Beberapa manfaat dari sholawat nariyah antara lain :

1.    Jika mendapat kesusahan karena kehilangan barang, hendaknya membaca sholawat ini sebanyak 4444 kali. Insya Allah barang yang hilang akan cepat kembali. Jika barang tersebut dicuri orang dan tidak dikembalikan, maka pencuri tersebut akan mengalami musibah dengan kehendak Allah swt. Setelah membaca Sholawat ini hendaknya membaca do’a sebagai berikut (boleh dibaca dengan bahasa Indonesia): “ Ya Allah, dengan berkah Sholawat Nariyah ini, saya mohon Engkau kembalikan barang saya”. Doa ini dibaca 11 kali dengan hati yang penuh harap dan sungguh-sungguh.
2.    Untuk melancarkan rezeki, memudahkan tercapainya hajat yang besar, menjauhkan dari gangguan jahat, baca sholawat ini sebanyak 444 kali, boleh dibaca sendiri atau berjamaah.

3.    Untuk menghilangkan segala macam kesusahan, memudahkan pekerjaan, menerangkan hati, meluhurkan pangkat, memperbaiki budi pekerti, menghindarkan malapetaka dan perbuatan buruk, baca sholawat ini sebanyak 40 kali setiap hari.

4.    Jika dibaca 21 kali setelah shalat maghrib dan subuh akan terjaga dari musibah dan malapetaka apapun.

5.    Jika dibaca 11 kali setiap selesai sholat 5 waktu (Shalat Wajib) akan terjaga dari bala’ ( kerusakan) lahir batin.

Syeih Sanusi berkata: “ Barangsiapa secara rutin membaca shalawat ini setiap hari
sebanyak 11 kali maka Allah swt akan menurunkan rezekinya dari langit dan mengeluarkannya dari bumi serta mengikutinya dari belakang meski tidak dikehendakinya”
berikut adalah bacaan doa sholawat nariyah :


Doa Sholawat Nariah

Allohumma sholli sholatan kamilah.
Wasallim salaman tamman ‘ala syayidina muhammadinilladzi tanhallu bihil ‘uqod.
Watanfariju bihil kurob
Watuqdo bihil hawaij
Watunalu bihir Roghoib
Wahusnul howatim
Wayustaskhol gomamu biwajhihil karim
Wa’ala alihi washohbihi fi kulli lamhatiuw Wanafasim bi’adadi kulli ma’lumillak

Artinya:

Ya Alloh, Limpahkanlah Rahmat dan keselamatan yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad yang dapat melepas beberapa kerepotan atau ikatan, menghilangkan beberapa kesusahan, mendatangkan beberapa hajat, mendapatkan beberapa hajat atau keinginan, mendapatkan beberapa kesenangan, diberikan khusnul khotimah dan curahan rahmat sebab wajah mulia pada tiap saat dan nafas sebanyak yang Engkau ketahui, dengan kerahmatanMU wahai Dzat yang paling belas kasih.

Kalau anda berniat mengamalkan doa tersebut diatas usahakan agar anda membacanya dengan ikhlash dan hanya mengaharapkan ridho Allah semata.

Sumber : google.com

Kamis, 25 Maret 2010

Berikut ini adalah 99 nama Allah SWT beserta artinya :

1. Ar-Rahman (Ar Rahman) Artinya Yang Maha Pemurah
2. Ar-Rahim (Ar Rahim) Artinya Yang Maha Mengasihi
3. Al-Malik (Al Malik) Artinya Yang Maha Menguasai / Maharaja Teragung
4. Al-Quddus (Al Quddus) Artinya Yang Maha Suci
5. Al-Salam (Al Salam) Artinya Yang Maha Selamat Sejahtera
6. Al-Mu'min (Al Mukmin) Artinya Yang Maha Melimpahkan Keamanan
7. Al-Muhaimin (Al Muhaimin) Artinya Yang Maha Pengawal serta Pengawas
8. Al-Aziz (Al Aziz) Artinya Yang Maha Berkuasa
9. Al-Jabbar (Al Jabbar) Artinya Yang Maha Kuat Yang Menundukkan Segalanya
10. Al-Mutakabbir (Al Mutakabbir) Artinya Yang Melengkapi Segala kebesaranNya
11. Al-Khaliq (Al Khaliq) Artinya Yang Maha Pencipta
12. Al-Bari (Al Bari) Artinya Yang Maha Menjadikan
13. Al-Musawwir (Al Musawwir) Artinya Yang Maha Pembentuk
14. Al-Ghaffar (Al Ghaffar) Artinya Yang Maha Pengampun
15. Al-Qahhar (Al Qahhar) Artinya Yang Maha Perkasa
16. Al-Wahhab (Al Wahhab) Artinya Yang Maha Penganugerah
17. Al-Razzaq (Al Razzaq) Artinya Yang Maha Pemberi Rezeki
18. Al-Fattah (Al Fattah) Artinya Yang Maha Pembuka
19. Al-'Alim (Al Alim) Artinya Yang Maha Mengetahui
20. Al-Qabidh (Al Qabidh) Artinya Yang Maha Pengekang
21. Al-Basit (Al Basit) Artinya Yang Maha Melimpah Nikmat
22. Al-Khafidh (Al Khafidh) Artinya Yang Maha Perendah / Pengurang
23. Ar-Rafi' (Ar Rafik) Artinya Yang Maha Peninggi
24. Al-Mu'izz (Al Mu'izz) Artinya Yang Maha Menghormati / Memuliakan
25. Al-Muzill (Al Muzill) Artinya Yang Maha Menghina
26. As-Sami' (As Sami) Artinya Yang Maha Mendengar
27. Al-Basir (Al Basir) Artinya Yang Maha Melihat
28. Al-Hakam (Al Hakam) Artinya Yang Maha Mengadili
29. Al-'Adl (Al Adil) Artinya Yang Maha Adil
30. Al-Latif (Al Latif) Artinya Yang Maha Lembut serta Halus
31. Al-Khabir (Al Khabir) Artinya Yang Maha Mengetahui
32. Al-Halim (Al Halim) Artinya Yang Maha Penyabar
33. Al-'Azim (Al Azim) Artinya Yang Maha Agung
34. Al-Ghafur (Al Ghafur) Artinya Yang Maha Pengampun
35. Asy-Syakur (Asy Syakur) Artinya Yang Maha Bersyukur
36. Al-'Aliy (Al Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
37. Al-Kabir (Al Kabir) Artinya Yang Maha Besar
38. Al-Hafiz (Al Hafiz) Artinya Yang Maha Memelihara
39. Al-Muqit (Al Muqit) Artinya Yang Maha Menjaga
40. Al-Hasib (Al Hasib) Artinya Yang Maha Penghitung
41. Al-Jalil (Al Jalil) Artinya Yang Maha Besar serta Mulia
42. Al-Karim (Al Karim) Artinya Yang Maha Pemurah
43. Ar-Raqib (Ar Raqib) Artinya Yang Maha Waspada
44. Al-Mujib (Al Mujib) Artinya Yang Maha Pengkabul
45. Al-Wasi' (Al Wasik) Artinya Yang Maha Luas
46. Al-Hakim (Al Hakim) Artinya Yang Maha Bijaksana
47. Al-Wadud (Al Wadud) Artinya Yang Maha Penyayang
48. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
49. Al-Ba'ith (Al Baith) Artinya Yang Maha Membangkitkan Semula
50. Asy-Syahid (Asy Syahid) Artinya Yang Maha Menyaksikan
51. Al-Haqq (Al Haqq) Artinya Yang Maha Benar
52. Al-Wakil (Al Wakil) Artinya Yang Maha Pentadbir
53. Al-Qawiy (Al Qawiy) Artinya Yang Maha Kuat
54. Al-Matin (Al Matin) Artinya Yang Maha Teguh
55. Al-Waliy (Al Waliy) Artinya Yang Maha Melindungi
56. Al-Hamid (Al Hamid) Artinya Yang Maha Terpuji
57. Al-Muhsi (Al Muhsi) Artinya Yang Maha Penghitung
58. Al-Mubdi (Al Mubdi) Artinya Yang Maha Pencipta dari Asal
59. Al-Mu'id (Al Muid) Artinya Yang Maha Mengembali dan Memulihkan
60. Al-Muhyi (Al Muhyi) Artinya Yang Maha Menghidupkan
61. Al-Mumit (Al Mumit) Artinya Yang Mematikan
62. Al-Hayy (Al Hayy) Artinya Yang Senantiasa Hidup
63. Al-Qayyum (Al Qayyum) Artinya Yang Hidup serta Berdiri Sendiri
64. Al-Wajid (Al Wajid) Artinya Yang Maha Penemu
65. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
66. Al-Wahid (Al Wahid) Artinya Yang Maha Esa
67. Al-Ahad (Al Ahad) Artinya Yang Tunggal
68. As-Samad (As Samad) Artinya Yang Menjadi Tumpuan
69. Al-Qadir (Al Qadir) Artinya Yang Maha Berupaya
70. Al-Muqtadir (Al Muqtadir) Artinya Yang Maha Berkuasa
71. Al-Muqaddim (Al Muqaddim) Artinya Yang Maha Menyegera
72. Al-Mu'akhkhir (Al Muakhir) Artinya Yang Maha Penangguh
73. Al-Awwal (Al Awwal) Artinya Yang Pertama
74. Al-Akhir (Al Akhir) Artinya Yang Akhir
75. Az-Zahir (Az Zahir) Artinya Yang Zahir
76. Al-Batin (Al Batin) Artinya Yang Batin
77. Al-Wali (Al Wali) Artinya Yang Wali / Yang Memerintah
78. Al-Muta'ali (Al Muta Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
79. Al-Barr (Al Barr) Artinya Yang banyak membuat kebajikan
80. At-Tawwab (At Tawwab) Artinya Yang Menerima Taubat
81. Al-Muntaqim (Al Muntaqim) Artinya Yang Menghukum Yang Bersalah
82. Al-'Afuw (Al Afuw) Artinya Yang Maha Pengampun
83. Ar-Ra'uf (Ar Rauf) Artinya Yang Maha Pengasih serta Penyayang
84. Malik-ul-Mulk (Malikul Mulk) Artinya Pemilik Kedaulatan Yang Kekal
85. Dzul-Jalal-Wal-Ikram (Dzul Jalal Wal Ikram) Artinya Yang Mempunyai Kebesaran dan
kemuliaan
86. Al-Muqsit (Al Muqsit) Artinya Yang Maha Saksama
87. Al-Jami' (Al Jami) Artinya Yang Maha Pengumpul
88. Al-Ghaniy (Al Ghaniy) Artinya Yang Maha Kaya Dan Lengkap
89. Al-Mughni (Al Mughni) Artinya Yang Maha Mengkayakan dan Memakmurkan
90. Al-Mani' (Al Mani) Artinya Yang Maha Pencegah
91. Al-Darr (Al Darr) Artinya Yang Mendatangkan Mudharat
92. Al-Nafi' (Al Nafi) Artinya Yang Memberi Manfaat
93. Al-Nur (Al Nur) Artinya Cahaya
94. Al-Hadi (Al Hadi) Artinya Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk
95. Al-Badi' (Al Badi) Artinya Yang Maha Pencipta Yang Tiada BandinganNya
96. Al-Baqi (Al Baqi) Artinya Yang Maha Kekal
97. Al-Warith (Al Warith) Artinya Yang Maha Mewarisi
98. Ar-Rasyid (Ar Rasyid) Artinya Yang Memimpin Kepada Kebenaran
99. As-Sabur (As Sabur) Artinya Yang Maha Penyabar / Sabar
sumber : google.com